Kompetisi Gasing Festival Sekolah Pembaharu Muda
01 August 2017 - 13:30, Aguslina Angkasa

50 hingga 100 tahun lalu masyarakat dunia mengambil langkah radikal agar semua orang dapat menguasai ilmu pengetahuan. Setiap orang harus mampu mengerti aksara dan matematika, dan kita menyaksikan betapa saat ini mereka yang buta huruf terpinggirkan. Kini, di dunia yang berubah dengan cepat, kita mencapai titik balik lain dalam sejarah. Semua orang tentu harus menguasai ilmu pengetahuan, tetapi pengetahuan saja tidak lagi cukup. Di dunia yang didefinisikan oleh perubahan, setiap orang diharapkan mampu berkontribusi untuk membuat perubahan atau melakukan pembaharuan.

Kita tahu masalah akan selalu ada, dan setiap orang terutama generasi muda perlu dibekali keterampilan  untuk mengelola masalah yang akan terjadi sepanjang hidupnya. Sebagai orang tua, pendidik, pemerintah dan masyarakat luas, adalah tanggung jawab kita bersama untuk mempersiapkan dan memberdayakan generasi muda, untuk berkembang dalam dunia yang terus berubah.

Kita perlu kolaborasi, sama-sama berpartisipasi. Semua orang perlu bekerja sama untuk melahirkan Generasi Pembaharu, yang tumbuh dengan keterampilan untuk menciptakan perubahan. Generasi Pembaharu yang berkembang dengan nilai-nilai utama antara lain memiliki empati, kemampuan memimpin, mampu bekerja sama, serta kemampuan untuk menyelesaikan masalah.

Berdasar alasan inilah, kami berkolaborasi melahirkan sebuah program pembaharuan bernama Sekolah Pembaharu Muda (SPM). Program kolaborasi ini melibatkan 3 lembaga yaitu Ashoka Indonesia, Surya Institute dan Peace Generation. SPM berupaya mengusung paradigma baru terhadap keterampilan yang diperlukan generasi muda abad 21. Antara lain, penguasaan matematika dengan cara menyenangkan agar anak mampu berinovasi di tengah pesatnya kemajuan teknologi; pemahaman nilai perdamaian agar mampu bersikap welas asih di tengah maraknya konflik dan kekerasan; serta penguasaan empati sebagai “literasi dasar” agar anak peduli kemudian mampu melahirkan solusi atasi masalah.

Pada tahap awal, SPM diselenggarakan dalam bentuk pelatihan guru. pelatihan SPM terselenggara bagi guru- guru dari sejumlah Sekolah Dasar di wilayah Provinsi Banten. Semua peserta pelatihan tidak dipungut biaya. Pelatihan SPM mengintegrasikan nilai-nilai utama dari 3 lembaga yakni konsep pembelajaran Matematika “GASING” dari Surya Institute, 12 nilai perdamaian yang diberikan Peace Generation serta nilai-nilai pembaharu (changemaking skills) oleh Ashoka. Program SPM dilaksanakan secara bertahap, mulai dari boothcamp training, refresher training, asistensi di sekolah serta ditutup dengan festival pendidikan. Seluruh rangkaian program ini dimulai sejak Oktober 2016 dan berakhir pada Juli 2017.
 
Sabtu, 29 Juli 2017 lebih dari 300 anak, orang tua, guru dan pemerhati pendidikan menghadiri Festival Sekolah Pembaharu Muda, di Mall @ Alam Sutera Tangerang. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Para peserta yang datang tersebar dari area Jabodetabek, Banten, serta anak-anak dari Ambon dan Papua. Dalam festival ini, anak-anak usia Sekolah Dasar berlomba matematika dengan konsep GASING (gampang, asyik, menyenangkan), bermain sambil belajar 12 nilai perdamaian di wahana PEACE ZONE, serta meresapi cerita-cerita perubahan dari pembaharu muda.

Dari hasil Kompetisi GASING tersebut didapatkan 6 anak sebagai juara:

  • Juara I: Najwa Fachrurozi dari SDN Jombang 1    
  • Juara II: Bintang Aqila Asyari dari Sekolah Genius    
  • Juara III: Nada Ramadhani dari SDN Jombang 4    
  • Juara Harapan I: Zahran Auli Hidayat dari SDIT Al Hanif    
  • Juara Harapan II: Reynard Jamjan dari Pahoa    
  • Juara Harapan III: Marten Akwila Apeles Kambuaya dari Sekolah Genius    

Melalui festival edukasi ini, pengunjung yang datang didorong untuk memfasilitasi anak-anak agar menerapkan pembelajaran Matematika yang menyenangkan, mengamalkan nilai perdamaian, dan mendorong anak-anak agar mampu menggunakan dua pendekatan ini untuk beraksi menyelesaikan masalah di sekitar mereka.

 

Bersama kita wujudkan dunia di mana semua orang mampu menjadi agen perubahan, tempat kita semua dapat berkontribusi sesuai potensi masing-masing dan hidup bahagia.

Recent News
Most Popular
Surya Institute
Surya Institute (SI) was founded in 2006 by Prof. Yohanes Surya, Ph.D. with the vision of transforming Indonesia through 30 thousand PhD's in science and technology, supported by the mission to reform Science and Math education in Indonesia. Our efforts are based on how to promote Science and Math learning to be fun, easy and enjoyable (our slogan being ‘Gampang, Asyik, dan Menyenangkan' or "GASING") and also making sure the learning process is meaningful for students, so that what the students learn will become life skills and prepare them to excel in the workforce.
Event